Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam agama hindu
Seiring dengan kemajuan teknologi
dan informasi, hubungan dan saling keterkaitan kebudayaan-kebudayaan di dunia
saat ini sangat tinggi. Selain kemajuan teknologi dan informasi, hal tersebut
juga dipengaruhi oleh faktor agama. Pendidikan agama di era modern
perlu didukung inovasi-inovasi baru seiring dengan pesatnya perkembangan
teknologi dan informasi. Inovasi-inovasi tersebut erat kaitannya dengan
kreativitas dalam memahami substansi agama yang permanen dan sub informasi yang
selalu berubah. Kedua hal tersebut saling terkait dan kita dituntut untuk mampu
menjelaskan kepada siswa secara terpadu.
Fasilitas yang dapat mendukung ke
era itu perlu diupayakan misalnya komputer yang dilengkapi dengan akses
internet, kliping-kliping, artikel-artikel , arjuna digital ,koran dan majalah
yang topik-topiknya berkaitan dengan masalah-masalah agama dan kemoderenan.
Demikian pula fasilitas-fasilitas teknologi lain yang dapat dipergunakan untuk
keperluan serupa, antara lain: televisi, radio, video, OHP, slide dan media
lainnya sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing sekolah.
Aspek- Aspek Agama Hindu dalam
kaitannya dengan Kemajuan Teknologi
Saya hindu dan hindu itu hebat,Tujuan
agama Hindu adalah Moksa dan Jagat Hita yaitu kesejahteraan sekala niskala,
maka dalam mengejar kesejahteraan sekala niskala ini, mau tidak mau kita
dihadapkan pada teknologi karena mengikuti perkembangan dari zaman globalisasi
ini. Agama Hindu akan menerima perkembangan teknologi secara selektif,
sepanjang tidak bertentangan dengan nilai- nilai agama Hindu.
Dalam agama hindu teknologi itu
hanya sebagai sarana penopang/ penunjang untuk mencapai hakekat daripada tujuan
hidup beragama di dalam pelaksanaan upacara/ upakara agama. Di dalam kehidupan
sebagai manusia beragama, teknologi berpengaruh di dalam mencapai kesejahteraan
hidup dan kehidupan.
Ajaran dari agama hindu yang
digunakani sebagai tolok ukur dalam menerima/ menolak Perkembangan teknologi
itu, yaitu:
- konsep tri semaya yakni
persepsi orang Bali terhadap waktu. Menurut orang Bali konsep tri semaya
dibagi menjadi tiga yaitu penyesuaian dengan masa lampau ( athita ),
penyesuaian dengan masa yang akan datang ( anaghata ) dan
penyesuaian dengan masa sekarang ( warthamana ). Tri
semaya merupakan suatu rangkaian waktu yang tidak dapt dipisahkan satu
dengan lainnya. Kehidupan manusia pada saat ini ditentukan oleh hasil
perbuatan di masa lalu, dan perbuatan saat ini juga menentukan kehidupan
di masa yang akan datang.
- Tri Pramana mempunyai arti tiga
cara umat hindu meyakini adanya Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Dimana
cara-cara tersebut adalah Pratyaksa Pramana (berdasarkan penglihatan
langsung), Anumana Pramana (berdasarkan kesimpulan yang logis) dan Agama
Pramana (berdasarkan kesimpulan yang logis). Tri Pramana diperlukan agar
para umat yang beragama hindu yang mengaplikasikan nilai-nilai agama pada
teknologi tetap bisa percaya dengan adanya Tuhan.
- Rasa, utsaha, dan lokika
(akal).
Tri Samaya, tri Pramana, rasa,
utsaha dan lokika semua itu hal itu harus disesuaikan dengan Desa (penyesuaian
dengan tempat), Kala (penyesuaian dengan waktu) dan Patra (penyesuaian dengan
keadaan) daerah setempat. Karena di Bali mempunyai desa, kala, patra yang
berbeda-beda. Maka dari itulah perkembangan teknologi harus disesuaikan dengan
desa, kala, dan patra yang juga didukung dengan nilai-nilai dari ajaran agama.
Perlu ditetapkan masalah aspek-
aspek agama dalam kaitannya dengan teknologi agar masyarakat dapat dituntun dan
dibina guna menjaga kemantapan beragama dan melestarikan kebudayaan
Dampak dari Perkembangan teknologi
dalam agama Hindu
Perkembangan teknologi dalam
kehidupan agama hindu pasti menimbulkan beberapa dampak yaitu :
- Dampak Positif
- Penyebaran ajaran-ajaran agama
hindu bisa dilakukan dengan mudah melalui teknologi informasi
- Dengan menggunakan teknologi
informasi bisa digunakan sebagai media komunikasi yang mudah bagi para
umat seagama maupun berbeda agama.
- Bisa membentuk sumber daya
manusia yang intensif. Karena umat secara tidak langsung memperoleh
pengetahuan agama melalui penggunaan teknologi informasi.
- Dampak Negatif
- Bila tidak berpedoman pada
agama hindu maka akan terjadi penyalahgunaan terhadap perkembangan
teknologi informasi.
- Melalui teknologi informasi,
penafsiran-penafsiran yang tidak sesuai tentang ajaran agama hindu (salah
penafsiran) akan lebih mudah tersebar.
- Tata krama dalam agama hindu
tidak sepenuhnya bisa dipermudah dengan menggunakan teknologi informasi.
Hambatan yang ditemukan dalam
perkembangan teknologi denga agama hindu
Dalam perkembangan teknologi informasi
yang diaplikasikan dengan nilai-nilai agama hindu tidak selalu berjalan mulus.
Ada beberapa hal yang dapat menghambat kelancarannya yaitu :
- Sosial budaya dimasing-masing
daerah. Untuk mempertahankan kebudayaan kadang masyarakat masih cukup
sulit untuk menerima teknologi informasi dalam menjalani aktivitasnya.
- Tidak meratanya informasi. Bila
penyebaran agama hindu dilakukan dengan menggunakan teknologi
informasi maka informasi yang diterima tidak bisa secara merata.
Karena ada beberapa daerah yang masih belum terjangkau oleh teknologi
informasi.
- Teknologi internet sangat
tergantung dari kualitas jaringan telekomunikasi yang di negara kita masih
belum memadai, sehingga hasil-hasil download, rekaman suara, berkas
elektronis citra lontar harus diatur kembali agar unjuk kerja sistem
menjadi lebih optimal dan proses ini sedikit mengurangi kualitas data
terutama audio dan video,
- Pengaksesan data masih
memerlukan komputer yang harus dilengkapi dengan perangkat akses internet
sehingga layanan ini terbatas untuk kalangan yang memiliki perangkat keras
dengan konfigurasi yang dipersyaratkan.

Komentar
Posting Komentar